10 Destinasi Wisata Alam Terbaik Bengkulu Yang Wajib Dikunjungi Traveler


10 Destinasi Wisata Alam Terbaik di Bengkulu Yang Wajib Dikunjungi Traveler - Bengkulu yang lebih dikenal sebagai Bumi Rafflesia memiliki potensi wisata yang luar biasa mempesona, bahkan kamu bakalan butuh waktu lebih dari seminggu untuk mengeksplorasi Bengkulu dan sekitarnya.

Tapi ada 10 destinasi pilihan dari sekian banyak destinasi yang bisa kamu telusuri saat berkunjung ke Bengkulu

1. Pantai Panjang


Pantai Panjang merupakan lokasi pertama yang wajib didatangi wisatawan di kota Bengkulu, pantai ini memiliki garis pantai yang mencapai 7 km dan lebar sekitar 500 m. Pantai Panjang juga merupakan lokasi favorit masyarakat di Bengkulu, karena di sana terdapat sport centre untuk melakukan kegiatan olahraga seperti jogging dan bersepeda.

Jika ingin piknik bersama keluarga dapat menggelar tikar dan berteduh di antara pepohonan pinus yang membentang sepanjang jalur pantai. Selain itu juga banyak fasilitas seperti restoran, cafe, penginapan dan pusat perbelanjaan. Untuk mencapai lokasi ini, tersedia berbagai macam kendaraan umum seperti angkot.

Di pantai panjang kamu bisa menikmati pemandangan yang damai dan biru, karena seluas mata memandang hanya ada keindahan dari Samudra Hindia.

Selain itu yang selalu dinanti adalah tenggelamnya sang matahari, sebab senja di Pantai Panjang Bengkulu terlalu asik untuk diabaikan dan dijamin merupakan senja dengan gulungan awal yang paling mempesona, karena menurut BMKG langit Bengkulu adalah kawasan penghasil awan terbaik se-DUNIA!

2. BUMI RAFLESIA


Rafflesia Arnoldi adalah salah satu jenis tanaman langka yang tumbuh di kawasan Sumatera bagian selatan, terutama di Provinsi Bengkulu. Tanaman ini pertama kali ditemukan di Bengkulu pada tahun 1818 oleh seorang letnan dari Inggris yang saat itu tengah menjabat sebagai Gubernur Bengkulu, Thomas Stamford Raffles dan Dr. Arnoldy, seorang ahli botani.

Bunga Rafflesia menjadi ikon kebanggaan masyarakat Bengkulu dan keunikannya adalah bentuknya yang hanya sebuah bunga raksasa tanpa akar batang maupun daun. Masa pertumbuhannya pun terbilang lama yaitu 9 bulan, namun ketika bunganya mekar hanya berlangsung seminggu, karena itulah hanya wisatawan yang cukup beruntung saja yang bisa melihat bunga ini mekar yaitu sekitar bulan Agustus – November.

Bagi wisatawan yang datang melalui Bandara Fatmawati maka perlu melakukan pencarian informasi terutama melalui instagram, karena mayoritas anak-anak muda di Bengkulu kerap mengunggah foto mekarnya bunga Rafflesia. Berikut lokasi yang kerap berubah-ubah seperti terkadang di Kepahyang, Seluma, maupun di Bengkulu Tengah. Namun tenang saja! Jarak dari Kota Bengkulu tak lebih dari 2 jam, hanya saja transportasi yang biasa digunakan adalah kendaraan pribadi ataupun menyewa.

3. Puncak Bukit Kaba


Jika kamu lebih suka dengan aktivitas wisata alam, kamu bisa mencoba untuk mengunjungi wisata alam satu ini.

Bukit kaba merupakan salah satu destinasi wisata utama bagi pendaki pemula yang ada di Provinsi Bengkulu, dengan ketinggian 1.952 mdpl perjalanan yang harus dilalui pun terbilang cukup mudah dan kamu akan disajikan dengan pemandangan berupa kebun buah dan sayuran milik penduduk desa yang masih cukup alami.

Di puncak bukit, kamu nantinya akan melihat pemandangan hutan hujan dan Kota Curup, jika mau mendaki sedikit lagi ada tangga seribu yang harus ditempuh untuk melihat kawah aktif yang berada tepat di puncaknya.

Bukit kaba terletak di Kabupaten Rejang Lebong, sekitar 2 jam dari kota Bengkulu dan transportasi yang tersedia ada sewaan seperti travel dan untuk bisa berada di lokasi titik awal pendakian ada juga jasa-jasa pengangkutan di sekitar kawasan Bukit Kaba.

Pengelola tempat ini juga terbilang ramah dan pengunjung biasanya dibebaskan untuk memilih menggunakan jasa mereka ataupun tidak, termasuk disediakannya fasilitas penitipan barang dan kendaraan pribadi sehingga keamananan pengunjung menjadi terjamin.

4. Benteng Marlborought (Fort Marlborogh)


Benteng Malborought (Fort Marlborough) merupakan benteng peninggalan Inggris yang didirikan pada tahun 1713 diatas bukit buatan dengan menghadap ke arah kota Bengkulu dan memunggungi Samudra Hindia. Ada banyak benda sejarah didalam benteng yang terbilang luas dan asri ini, ada meriam, foto dan berkas peninggalan, juga pengunjung dapat merasakan suasana didalam penjara yang sempit dan pengap didalamnya.

Benteng ini terletak di pusat kota Bengkulu, di daerah yang disebut Kampung Cina. Lokasinya dekat dengan beberapa lokasi yang terkenal seperti rumah dinas Gubernur, pertokoan dan wisata kuliner di sepanjang tempat wisata Pantai Tapak Paderi yang terletak persis di belakangnya.

5. Kebun Teh Kabawetan


Suasana sejuk dan dingin menyelimuti begitu sampai di kawasan kebun Teh Kabawetan yang terletak di ketinggian 1000m di atas permukaan laut, dengan panorama alam hijau terhampar, perkebunan seluas 10.000 Ha ini menjadi tempat favorit masyarakat Bengkulu untuk melepas kepenatan seperti pada akhir pekan dan liburan keluarga.

Selain memanjakan mata dengan melihat pemandangan yang menyejukkan, sebelum mencapai kebun teh ini biasanya disepanjang jalan ada kuliner lokal dan tak jauh juga dari lokasi pemandian untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Untuk mencapai kebun teh yang terletak di Kabupaten Kepahiang ini, wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun sewaan. Dan lokasinya pun sangat mudah dijangkau karena berada di pusat kota kabupaten.

6. Rumah Bung Karno


Terletak di Kota Bengkulu, rumah sederhana berdinding kayu itu pernah ditempati sang proklamator bangsa Indonesia, Soekarno, mulai tahun 1938 sampai 1942. Bung Karno menjejakkan kaki di Bengkulu pada 14 Februari 1938 karena diasingkan pemerintah kolonial Belanda, dalam pengasingan itu kemudian Bung Karno bertemu dengan Fatmawati yang kemudian disuntingya menjadi istri.

Saat ini rumah pengasingan Bung Karno masih terawat dan tetap seperti asli untuk menjaga kelestarian nilai historisnya. Adapun benda seperti koleksi buku-buku, foto-foto, ranjang, lemari, pakaian hingga sepeda onthel tersimpan rapi sebagai objek wisata sejarah Bengkulu.

7. Sungai suci


Sungai suci terletak di Kabupaten Bengkulu Tengah, tapi walaupun begitu jaraknya hanya sekitar 25 km dari Bandara Fatmawati. Dan keunikan dari pantai ini selain namanya yang Sungai Suci, namun di pantai ini kamu bisa menikmati keindahan ombak yang memecah karang di antara tebing bebatuan.

Di pantai ini kamu juga bisa menikmati pemandangan pulau kecil dengan cara menyeberang jembatan gantung untuk kemudian piknik di bawah pepohonan pinus diselingi hembusan semilir angin pantai yang menenangkan hati.

8. Pulau Tikus


Pulau Tikus merupakan pulau karang yang kecil dengan luas + 1,5 Ha, pulau ini dikelilingi terumbu karang yang sangat luas sehingga mampu melindungi pulau dari abrasi akibat gelombang yang besar. Meski demikian, keberadaan terumbu karang di Pulau Tikus sudah lama mengalami degradasi karena adanya pengrusakan karang oleh manusia dan faktor alam itu sendiri.

Sekarang makin banyak penyedia jasa perjalanan ke Pulau Tikus, maka dari itu selagi pulau ini masih ada, yuk berkunjung menikmati damai dan tenangnya di pulau berpasir putih yang seolah milik sendiri ini.

Tapi jangan lupa menjaga dan merawatnya juga ya!

9. Danau Mas Harun Bastari


Danau Mas Harun Bastari letaknya di Kabupaten Rejang Lebong, danau ini memiliki panorama alam yang sangat indah karena dikelilingi Bukit Barisan, sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Letaknya tak jauh dari kawasan pendakian Bukit Kaba yang sudah dijelaskan di atas. Daerah ini juga dikelilingi kebun sayur mayur dan kebun buah stroberi yang dapat dikunjungi saat musim berbuah.

Selain bisa duduk bersantai bersama keluarga dan teman-teman di sekitar danau, pengunjung juga dapat berkeliling danau berduaan bersama pacar dengan romantis.

10. Danau Dendam Tak Sudah


Meskipun nama danau ini terkesan "seram" namun tidak dengan pesona keindahan yang ditawarkan. Letaknya di kota Bengkulu dengan luas keseluruhan 557 dan luas permukaan 67 hektare, diperkirakan terbentuk dari aktivitas gunung berapi di daerah tersebut dan sudah ditetapkan sebagai cagar alam.

Legenda Danau Dendam Tak Sudah sudah begitu ramai beredar, di antaranya legenda buaya buntung, keramat pintu air, keramat danau, lintah raksasa sampai dendam yang tak berkesudahan tinggal cari versi masing-masing saja.

Meski demikian tidak mengurungkan niat wisatawan untuk datang dan duduk bersantai di sekitar danau, sembari minum es degan dan makan jagung bakar. Selain itu pengunjung bisa melakukan aktivitas memancing sembari berekreasi bersama keluarga di beberapa restoran sekitar danau.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel